CubesPedia: Alasan Keraton Yogya Larang Muslim United Digelar di Masjid Gedhe Kauman

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Alasan Keraton Yogya Larang Muslim United Digelar di Masjid Gedhe Kauman

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Wednesday 02 October 2019 10:20 AM UTC+00 | Tags: peristiwa
Alasan Keraton Yogya Larang Muslim United Digelar di Masjid Gedhe Kauman

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tak mengabulkan permohonan penggunaan Kagungan Ndalem (KgD) Masjid Gedhe Keraton (Kauman) beserta halaman, Ndalem Pengulon, dan Alun-alun Utara sisi barat untuk kegiatan Muslim United. Apa alasannya?

"Saya hanya menjaga saja keamanan di Jogja (berkaitan dengan) acara yang sifatnya pengerahan massa," ujar Pengageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono, Rabu (2/10/2019).

Putri kedua Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X itu juga mengaku tak menyangka surat yang ditandatanganinya itu viral di media sosial (medsos).

Condrokirono melanjutkan hanya ingin menjaga situasi Yogyakarta tetap kondusif terkait dengan situasi saat ini.

"Karena sekarang kan baru banyak demo di mana-mana," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan bernama 'Muslim United: Sedulur Saklawase' itu diadakan oleh Forum Ukhuwah Islamiyyah digelar pada 11-13 Oktober 2019.

Pihak panitia sebelumnya melayangkan surat permohonan untuk menggunakan KgD Masjid Kauman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dan tertera pada poster acara, ada sejumlah ustaz yang akan mengisi acara tersebut. Pengisi acara tersebut di antaranya Abdul Somad, Adi Hidayat, Salim A Fillah, Bachtiar Nasir, Felix Siauw, Ali Jaber, Ahmad Heryawan, dan Arie Untung. 

Sumber : detik
Tags:
  • peristiwa
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.