CubesPedia: Pengibaran Bendera Khilafah, GP Ansor Turun Jalan Demo DPRD dan Polres Gresik

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Pengibaran Bendera Khilafah, GP Ansor Turun Jalan Demo DPRD dan Polres Gresik

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Friday 06 September 2019 01:30 PM UTC+00 | Tags: hti nahdlatul-ulama
Pengibaran Bendera Khilafah, GP Ansor Turun Jalan Demo DPRD dan Polres Gresik

Tribunsantri.com - Ratusan PC GP Ansor Gresik turun ke jalan. Mereka menuntut penuntasan kasus dilepaskannya puluhan pemuda yang membawa bendera khilafah dilepas oleh polisi.

Sambil membawa simbol bendera Ansor. Ormas islam ini juga membawa poster bertuliskan Aksi Bersama NKRI Harga Mati. Dengan berseragam hijau, mereka melakukan aksi di kantor DPRD, dan Polres Gresik.

Usai melakukan orasi, ratusan PC GP Ansor Gresik, akhirnya diterima oleh Ketua Sementara DPRD Gresik, Abdul Qodir, anggota dewan dari Gerindra dr Aslachul Alief, dan anggota dewan dari Parpol Nasdem M.Nasir.

Ketiga wakil rakyat itu, turut berbaur dengan ratusan PC GP Ansor Gresik. Setelah menyampaikan aspirasi dukungannya.

Selanjutnya, ormas islam ini menuju ke Polres Gresik dengan berjalan kaki.

Saat melakukan orasi di depan Mako Polres Gresik. Kapolres AKBP Wahyu S.Bintoro menemui ratusan pendemo PC GP Ansor Gresik. Dihadapan para pendemo, perwira menengah itu berbicara anggotanya telah membubarkan kegiatan pendemo yang membawa bendera khilafah tanpa izin.

"Saat ini kami masih melakukan pedalaman terkait dengan kasus tersebut. Dirinya berterima kasih kepada PC GP Ansor Gresik," ujarnya, Jumat (6/09/2019).

Setelah memberikan penjelasan selama kurang lebih 25 menit. AKBP Wahyu S.Bintoro menjamin akan mengawal terus kasus ini.

"Kami minta dukungan kepada rekan-rekan Ansor Gresik yang telah membantu pihak kepolisian dalam menjaga keutuhan NKRI," paparnya.

Ditindaklanjuti pawai tidak ada izin. Semua lehiatan di muka umum ada pemberitahuan 3×24 jam dicek tidak ada izin baik dari Polsek maupun Polres. Tidak ada izin harus dilakukan pembubaran fokus menertibkan kegiatan ada banner we the world khilafah semua itu masih dalam pendalaman.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Gresik, Agus Junaidi Hamzah menyatakan terkait dengan aksi ini. Pihaknya akan menunggu proses yang dilakukan oleh Polres Gresik.

"Kami akan terus mengawal proses yang dilakukan oleh Polres Gresik. Jika sampai tidak ada progresnya Ansor kembali turun ke jalan," tandasnya. 

Beritajatim
Tags:
  • hti
  • nahdlatul-ulama
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.