CubesPedia: Pengibar bendera Bintang Kejora jadi tersangka makar

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Pengibar bendera Bintang Kejora jadi tersangka makar

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Monday 02 September 2019 05:08 AM UTC+00 | Tags: hukum
Pengibar bendera Bintang Kejora jadi tersangka makar

Tribunsantri.com - Polda Metro Jaya menetapkan dua orang pengibar bendera Bintang Kejora, Anes Tabuni (AT) dan Charles Kossay (CK), sebagai tersangka makar. Polisi juga menyeret enam nama lainnya dalam kasus yang sama termasuk juru bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua, Surya Anta Ginting.

"Ada 8 orang yang kita amankan dari tempat berbeda-beda, Ada yang di asrama, ada juga yang sedang unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya. (Status mereka) tersangka," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, seperti laporan detikcom, Minggu (1/9/2019).

Pada saat unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (28/8), AT bertugas sebagai koordinator lapangan aksi, termasuk menyiapkan bendera. CT bertugas menggerakkan massa dari Jakarta Timur. Sementara, enam lainnya merupakan pengunjuk rasa.

Argo menjelaskan, dianggap melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan makar yang diatur dalam Pasal 106 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 110 KUHP.

Kabiro Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan potensi ancaman keamanan negara bisa ditimbulkan dengan mengibarkan bendera. "Kalau misalnya ditindaklanjuti ternyata gaduh, ternyata jatuh korban, malah lebih parah lagi, biar damai dulu tapi penegakan hukum tetap dilakukan," kata Dedi seperti dilaporkan Kompas.com

Polisi mengamankan barang bukti berupa telepon seluler, spanduk, kaus, dan selendang bintang kejora, dan pelantang suara. Dedi mengungkapkan polisi juga menelusuri bukti digital dari Closed Circuit Television (CCTV) untuk mengungkap kasus ini.

Unjuk rasa ini sebagai bagian aksi solidaritas berbagai kerusuhan dan peristiwa yang terjadi di Papua belakangan. Kerusuhan pertama di Papua pecah di Manokwari yang terjadi pada pertengahan Agustus. Peristiwa tersebut bermula sebagai aksi solidaritas menyusul insiden kekerasan yang diterima puluhan mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (16/8/2019).

Di Surabaya, para mahasiswa Papua dituduh merusak bendera Merah Putih di depan asrama di Jalan Kalasan No.10. Mereka dikepung dan diminta keluar oleh aparat Kepolisian.

Beritagar
Tags:
  • hukum
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.