CubesPedia: Istana Sebut Benny Wenda Provokator Kerusuhan Papua

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Istana Sebut Benny Wenda Provokator Kerusuhan Papua

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Monday 02 September 2019 02:17 PM UTC+00 | Tags: nasional
Istana Sebut Benny Wenda Provokator Kerusuhan Papua

Tribunsantri.com – Kepala Staf Presiden Moeldoko angkat bicara terkait dalang di balik kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Mantan Panglima TNI itu menyebut nama pemimpin Gerakan Serikat Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda.

"Ya jelas toh, jelas Benny Wenda itu," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 2 September 2019.

Moeldoko mengatakan Benny selalu memprovokasi masyarakat Papua dengan menyebarkan isu tak benar. Masyarakat yang terpancing dengan isu itu akhirnya bertindak vandal. Benny juga disebut sering bergerilya mengumpulkan dukungan politik di Australia dan Inggris.

"Dia mobilisasi informasi yang tidak benar. Itu yang dia lakukan di Australia, di Inggris," kata mantan Panglima TNI itu.

Pemerintah tak ingin bertindak gegabah menghadapi Benny Wenda. Pemerintah mengedepankan diplomasi karena aktivitas Benny lebih banyak di jalur politik.

"Ini lebih politik karena dia bergerak di front politik dan kami sudah lakukan. Termasuk komunikasi dengan otoritas Inggris," pungkasnya.

Benny Wenda merupakan tokoh separatis Papua yang mendapatkan suaka politik dari Inggris pada 2002. Benny membuka kantor gerakan Papua merdeka di Oxford, Inggris, pada 2013.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut ada pihak yang menunggangi kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Pihak tak bertanggung jawab itu ingin mengacaukan suasana di dua provinsi itu.

Informasi tersebut didapat Wiranto dari laporan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. Para penunggang gelap itu mencoba mendapatkan keuntungan dari kerusuhan tersebut.

"Pada saat kami terima laporan dari Kapolri dan Kepala BIN, memang kerusuhan ini ada yang ngomporin dan provokasi. Ada yang sengaja untuk mendorong terjadi kekacauan," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2019.

Medcom
Tags:
  • nasional
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.