CubesPedia: Dina Sulaeman : Betul Sekali, Bendera di Film Hayya Bendera Pemberontak 'FSA'

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Dina Sulaeman : Betul Sekali, Bendera di Film Hayya Bendera Pemberontak 'FSA'

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Monday 23 September 2019 03:34 AM UTC+00 | Tags: nasional
Dina Sulaeman : Betul Sekali, Bendera di Film Hayya Bendera Pemberontak 'FSA'

Pengamat Timur Tengah Dina Sulaeman menanggapi kontroversi film Hayya The Movie 2 yang di salah adegannya terdapat bendera Pemberontak Suriah atau FSA (Free Syrian Army).

Dina membenarkan bendera tersebut adalah bendera FSA.

Berikut tulisan lengkap Dina Sulaeman yang diposting di Fanpage miliknya :

Dua Film

Ada beberapa yang inbox nanya pendapat saya soal dua film yang sedang dihebohkan itu (Hayya dan Santri).

Sebenarnya saya bukan pengamat film, tapi karena ini ada kaitannya dengan Timteng, saya jawab singkat saja. Saya cuma lihat trailernya, belum nonton filmnya. 

Untuk film Hayya, betul sekali, bendera yang terlihat di trailer film itu adalah bendera FSA (yang oleh media Barat disebut 'pemberontak moderat', tapi fakta lapangan membuktikan cara-cara mereka sama saja dengan milisi teror lainnya, bahkan terkadang di beberapa front bekerja sama dengan Al Nusra yang sudah resmi masuk list teroris PBB). Ustad-ustad peng-endorse film ini pun, silahkan cek rekam jejak digital mereka, adalah peng-endorse "jihad" di Suriah, pendukung gerakan milisi bersenjata untuk menggulingkan pemerintah Suriah yang sah.

Nah, kok bisa, mengaku bela Palestina tapi di saat yang sama pro FSA? Bukankah dengan mendukung FSA artinya mengobrak-abrik kubu resistensi/perlawanan terhadap Israel? (Pemerintah Suriah ada di garis depan kubu ini karena berbatasan darat dengan Israel; menampung jutaan pengungsi Palestina dan diperlakukan sama seperti warga asli; serta menyuplai senjata dan logistik kepada pejuang Palestina selama puluhan tahun).

Inilah kontradiktifnya (dan delusionalnya) cara berpikir kelompok radikal atau pro radikal. Saya sudah nulis panjang lebar mengenai peta konflik Suriah, apa kaitan Israel-Palestina dalam konflik ini, di berbagai status saya, di blog, di berbagai website, juga di buku-buku saya. Di antaranya ini: https://dinasulaeman.wordpress.com/2018/07/02/aksi-bela-palestina-atau-bela-teroris/

Untuk film the Santri, mengenai kejadian yang diributkan, soal gadis berjilbab yang bawa tumpeng ke gereja, saya mau cerita pengalaman pribadi aja... Dulu, waktu kuliah musim panas di Tokyo, saya sholat zuhur di dalam kapel (gereja kecil di dalam kampus). Yah mirip lah kejadiannya kayak di film 99 Cahaya di Langit Eropa (Hanum Rais), dimana si Rangga juga sholat di dalam sebuah ruangan yang di dalamnya ada salib, patung Yesus, dan hio. Alm. Habibie saat kuliah di Jerman juga pernah sholat di dalam gereja.

Trus mengapa sekedar bawa tumpeng ke gereja aja jadi dikatain murtad segala?

**
Tags:
  • nasional
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.