CubesPedia: GP Ansor: Jika Kader Banser Semakin Banyak, NKRI Pasti Aman

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

GP Ansor: Jika Kader Banser Semakin Banyak, NKRI Pasti Aman

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Sunday 25 August 2019 04:16 AM UTC+00 | Tags: nahdlatul-ulama
GP Ansor: Jika Kader Banser Semakin Banyak, NKRI Pasti Aman

Tribunsantri.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor gua Yaqut Cholil Qoumas meminta Ansor dan Banser dalam satu barisan dan komando untuk selalu menjaga persatuan dan harmonisasi sesama anak bangsa demi menjaga keutuhan NKRI, berkaitan dengan kericuhan di Provinsi Papua beberapa waktu lalu.

"Saya tidak mau mendengar ada kader Ansor dan Banser yang bermasalah dengan warga masyarakat di mana dia tinggal, termasuk di Bali ini yang mayoritas beragama Hindu. Ingat di mana Bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati budayanya, agamanya, dan jangan menyinggung atau merendahkan keyakinan saudara-saudara kita," katanya di Tabanan, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (24/8/2019).

Saat memberikan orasi kebangsaan sekaligus membuka Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan GP Ansor, Diklatsus Nasional III Provost Banser, dan Dirosah Wustho kiai muda se-Bali, di Ponpes Raudlotul Huffadz, Tabanan, ia mengatakan Ansor dan Banser wajib menjaga keutuhan NKRI, karena NKRI bagian hasil dari perjuangan para kiai dan ulama NU.

"Bagi Ansor dan Banser, NKRI juga hasil perjuangan para kiai dan ulama NU, sehingga NKRI adalah harga diri kita, kehormatan kita,maka wajib hukumnya dengan apa pun, dengan darah dan nyawa kita semua untuk dipertahankan," katanya.

Untuk di Provinsi Bali saat ini, setidaknya ada lebih dari 3.000 Banser yang bersinergi dengan TNI, Polri, pecalang menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat. "Jika kader Banser semakin banyak, maka Bali dan NKRI pasti aman," katanya.

Liputan6
Tags:
  • nahdlatul-ulama
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.