CubesPedia: Anggota Banser Ini Dibacok saat Amankan Lebaran, Ini Seruan GP Ansor

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Anggota Banser Ini Dibacok saat Amankan Lebaran, Ini Seruan GP Ansor

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Thursday 06 June 2019 02:27 AM UTC+00 | Tags: peristiwa
Anggota Banser Ini Dibacok saat Amankan Lebaran, Ini Seruan GP Ansor

Tribunsantri.com - Dua anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Demak, menjadi korban pembacokan oleh enam orang tak dikenal, Selasa (4/6) dinihari.

Dua korban pembacokan tersebut yakni Mustaqim (35) dan Hakim (41). Keduanya dibacok di jalan raya perbatasan Dukuh Sandan dan Dukuh Karanggawang, Desa Sidokumpul, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Menurut korban, kejadian bermula saat anggota Banser yang sedang melakukan pengamanan Lebaran, mendapati enam pengendara dengan tiga sepeda motor berknalpot bising mondar-mandir.

"Karena curiga, kami mencoba menghalau, tapi mereka (pelaku) mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan langsung menyerang kami berdua," ujar Hakim, saat ditemui di rumah sakit, Selasa (4/6/2019) sore.

Kejadian tersebut, terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari. Mustaqim menderita luka tusuk senjata tajam di bagian dada. Sedangkan, Hakim mengalami luka luka dibagian pergelangan tangan.

Akibat pembacokan tersebut, keduanya sempat dirawat secara intensif di Puskesmas Guntur, termasuk dijahit luka lukanya.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kabupaten Demak, Nurul Muttaqin, menghimbau agar seluruh anggota Banser untuk tidak bertindak sendiri, paska kejadian pembacokan dua anggota Banser tersebut.

"Saat ini, kita tetap fokus membantu TNI – Polri dalam pengamanan lebaran. Kejadian pembacokan yang menimpa dua anggota kami, sudah kami laporkan dan serahkan penuh kepada aparat kepolisian," ujar Nurul.

Nurul Muttaqin menyampaikan agar saat melakukan pengamanan, seluruh anggota wajib mengenakan seragam dan atribut resmi.

"Jika ada hal hal atau orang yang mencurigakan, segera lapor ke aparat keamanan, dan jangan bertindak gegabah," tambahnya.

Hingga saat ini, dua korban pembacokan oleh enam orang tak dikenal sudah mulai membaik. Salah seorang korban, Hakim sudah diijinkan pulang.

Sedangkan, Mustaqim masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka tusuk di bagian dadanya. [Pojoksatu]
Tags:
  • peristiwa
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.