CubesPedia: Polsek Tambelangan Sampang Dibakar, Ini Hasil Pertemuan Ulama dan Kapolda Jatim

CubesPedia

Tribunsantri.com menyajikan berita terhangat yang meliputi isu politik, hukum, peristiwa , dunia islam, pesantren dan lain-lain

Polsek Tambelangan Sampang Dibakar, Ini Hasil Pertemuan Ulama dan Kapolda Jatim

by noreply@blogger.com (Tribunsantri.com) on Sunday 26 May 2019 10:14 AM UTC+00 | Tags: peristiwa
Polsek Tambelangan Sampang Dibakar, Ini Hasil Pertemuan Ulama dan Kapolda Jatim

Tribunsantri.com - Sebanyak 9 ulama dari Sampang, Madura mengadakan pertemuan dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan. Pertemuan itu dilakukan secara tertutup di kediaman Kapolda Jatim di Jalan Bengawan nomor 30 Surabaya.

Salah satu ulama yang mengikuti pertemuan itu adalah Kiai Buchori Maksum. Kiai Buchori mengatakan ada tiga poin yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Kapolda Jatim selama kurang lebih 2 jam itu. 

"Pertama kami bersilaturahmi untuk mempererat komunikasi kami dengan Bapak Kapolda. Yang kedua, kami memberikan masukan pada Bapak Kapolda kaitannya dengan kejadian di Tambelangan yaitu pembakaran kantor Polsek," kata Kiai Buchori usai pertemuan kepada wartawan, Minggu (26/5/2019).

Kiai Buchori menambahkan dalam kaitan kasus pembakaran mapolsek Tambelangan, pihaknya mengaku memberi masukan agar tegas menindak para pelaku terutama aktor dibaliknya. Sebab, hal itu telah mencoreng nama ulama dan pemerintah setempat.

"Kami memberi masukan kepada bapak Kapolda agar tidak ragu-ragu untuk menegakkan hukum siapa-siapa yang terlibat di dalam kejadian itu. Karena ini terus terang saja bisa mencemarkan dan mencoreng nama-nama ulama di sampang dan pemerintah," tegas pria yang juga ketua MUI Sampang itu.

"Untuk itu kami mengharap dengan hormat kepada bapak Kapolda untuk mengusut secara tuntas dan mencari siapa aktor otak di belakang itu. Karena kami yakin tanpa ada aktor dan otak yang utama sebagai penggerak pihak ketiga itu mana mungkin bisa terjadi," lanjut Kiai Buchori.

Sedangkan pada poin terakhir, tidak hanya menyarankan agar mengusut tuntas kejadian pembakaran mapolsek Tambelangan, para ulama di Sampang juga siap bekerjasama dengan pihak pemerintah dan aparat kepolisian dalam hal ini Polda Jatim dalam memproses kasus tersebut. Sebab ke depannya, para ulama tidak ingin ke depannya peristiwa itu terjadi lagi.

"Yang terakhir kami para ulama sangat prihatin dan sangat kecewa dengan kejadian ini. Untuk itu mudah-mudahanan kami (bisa) bekerja sama dengan pemerintah dan aparat keamanan. Insyaallah semoga tidak terjadi lagi," pungkasnya. [Detik]
Tags:
  • peristiwa
You received this email because you set up a subscription at Feedrabbit. This email was sent to you at gemapediaa@gmail.com. Unsubscribe or change your subscription.